Tuntunan bagi orang percaya yang hidup dalam Kerajaan Surga. By Heldin Manurung
Saudara, selamat bertemu kembali dalam program “Apa Kata Alkitab”, bersama saya Ev. H.Y. Manurung.
Setiap orang Kristen harus tahu dan sadar bahwa dia adalah orang percaya, orang yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus. Orang yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus adalah orang yang telah ditemukan oleh Yehova, Bapa Surgawi. Dia adalah orang yang dikasihi oleh Bapa Surgawi. Orang yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus adalah orang yang telah diberi Roh Kudus oleh Yehova, Bapa Surgawi. Karena hanya dengan tuntunan Roh Kuduslah seseorang dapat mengenal dan menerima Yesus sebagai Tuhannya. Seperti dikatakan dalam Yohanes 6:65: “Lalu Ia (Yesus) berkata: “Sebab itu telah kukatakan kepadamu: Tidak ada seorang pun dapat datang kepadaKu, kalau Bapa tidak mengaruniakannya kepadanya.”
Setiap orang yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus adalah orang yang lahir baru, menjadi ciptaan baru, manusia roh yang hidup dalam kerajaan Surga. Setiap orang yang hidup dalam kerajaan Surga memiliki seorang raja, yakni Yesus Kristus. dan kerajaan Surga memiliki hukum dan undang-undang dasar, yakni firman Tuhan yang ada dalam Alkitab. Jadi setiap orang Kristen adalah anggota kerajaan surga, anak kerajaan surga, anak Tuhan. Sebagai anak Tuhan yang hidup dalam Kerajaan Surga, kita harus senantiasa hidup berpadanan dengan Firman Tuhan yang kita peroleh dalam Alkitab. Apa pun yang terkait tentang hidup dan kehidupan kita haruslah sesuai dengan hukum dan undang-undang dasar Kerajaan Surga, yakni Firman Tuhan Yesus Kristus.
Saudaraku, kita semua tentu sudah tahu bahwa seseorang yang melanggar undang-undang dan hukum sebuah Negara pasti akan kena hukuman. Demikian juga halnya dengan orang yang hidup dalam kerajaan surga yang merupakan sebuah Negara, Negara Kerajaan, dimana Rajanya adalah Yesus Kristus. setiap orang Kristen, atau anak Tuhan yang hidupnya tidak berpadanan dengan Hukum Kerajaan Surga pasti akan dihukum. Oleh karena itu marilah kita hidup sesuai atau berpadanan dengan Alkitab. Oleh karena itu kita harus senantiasa bertanya dengan “Apa kata Alkitab tentang ….?” “Apa Kata Alkitab?” menjadi nama program ini.
